Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Desember, 2012

Untukmu....

Aku tak henti memanjatkan doa tak henti mendoakanmu tak henti berharap untuk kita berharap kita bertemu di titik terang           Bagiku.... hanya dengan doa untukmu           membuatku merasa dekat denganmu           membuatku mampu bertahan           dan membuatku yakin akan dirimu Aku harap suatu saat nanti kita bertemu kita dipertemukan atau bahkan kita saling menemukan menemukan semua harapan dan doa terkabul          Kenyataan saat ini memanglah sangat pahit          kita berdua saling bersembunyi          saling menyembunyikan perasaan          yang seharusnya kita satukan crtd by: bellavahishaputri (||||||||)

Gelap?.....

Rasanya lelah apabila terus-terusan berandai-andai tanpa ada satupun yang menjadi nyata. Berandai-andai dekat denganmu lagi, berandai-andai dapat bersamamu, berbagi cerita bercanda tawa , semuanya. Sampai saat ini aku tak henti-hentinya memanjatkan doa agar kau selalu sehat dan bahagia di sana, selalu berdoa agar suatu saat nanti kita dapat bersama. Tapi? semuanya; doaku, harapanku, keinginanku akan menjadi percuma apabila hanya aku yang mengharapkan itu semua; apabila hanya aku yang berjuang mempertahankan perasaan ini; akan terbuang sia-sia usaha ku semua. Aku tak pernah tau dan mengerti dengan semua sikapmu. Aku bukanlah seorang paranormal yang dapat membaca isi hatimu;membaca keinginanmu. Di depanmu aku selalu berpura-pura tak terjadi apa-apa;berpura-pura tak merasakan apa-apa. Aku selalu berusaha menutupi itu semua. Tetapi, tahukah kamu? Apabila seseorang selalu menentang kenyataan;selalu menungkiri yang terjadi dengan ucapannya, maka jangan pernah hanya meyakini pernyataannya ...

Terkadang.....

Terkadang tanpa di sadari masalah itu datang ketika kita sedang bahagia. Ketika kita sedang merasakan manisnya kenangan itu seketika juga kita merasakan pahitnya kenangan itu. Kali ini aku tak mengerti dengan semua yang sedang terjadi. Semua berubah menjadi pahit seketika, dan seakan kami lupa bagaimana manisnya kebahagiaan itu karna semuanya benar-benar pahit. Terlebih lagi aku menganggap diriku benar, begitu juga kamu, dia dan mereka. Bagaimana bisa begitu saja aku melupakan moment manis itu sedangkan aku sangat bahagia saat itu. Aku tak ingin menyalahkan siapapun, tak ingin menyalahkan keadaan ataupun waktu. Ini semua hanyalah kerikil kecil yang harus aku lewati untuk menyongsong masa yang akan datang. Untuk lebih bersabar, untuk lebih menahan egoku, untuk melihat semuanya dengan pikiran positif. Yaaa..... Bagaimanapun nanti hasilnya, manis ataupun pahit bukan itulah makna dari permasalahan ini, tapi proses yang dilaluilah yang menjadi ini semua ini. Semoga semuanya akan indah pa...